#1 Simfoni Benda-Benda Sunyi
Segelas air lemon segar, ah nikmat sekali. Terkadang kenikmatan dan kesegaran bisa datang dari hal-hal sederhana yang mungkin sering luput dari perhatian kita. Bercakap dengan orang terdekat, mendengarkan musik, membaca buku, atau bahkan hanya dengan segelas lemon segar.
Tak perlu berkunjung jauh-jauh ke pantai atau ke gunung, cukup dengan segelas lemon segar.
Lihatlah, dua buah irisan lemon di tengah-tengah air dan es batu, begitu menyentuh mulut dan tenggorokan, ia mengalir membawa sesuatu yang sejak tadi kusebut ‘nikmat dan segar.’ Meminumnya di tengah kepenatan rutinitas harian, rasanya bagaikan seorang pengelana gurun sahara yang menemukan sekolam oase indah, begitu lega hingga si pengelana akan berkata, “Aaah, segar sekali!”
Begitulah, di tengah kepenatan hidup, kita tentu membutuhkan ‘segelas lemon’ versi kita masing-masing. Ada yang segelas lemonnya adalah mengendarai motor tanpa tujuan, ada yang membaca buku, ada yang sekedar menatap rutinitas orang lain, ada juga yang segelas lemonnya adalah berbincang dengan orang yang berharga baginya. Semua itu unik dan sah, dan yaa…begitulah kita bertahan hidup agar tetap waras dalam arus gila ini.
Kalau kamu belum menemukan ‘segelas lemon’mu, maka segeralah temukan, atau mungkin kamu sudah temukan, hanya saja kamu tidak menyadarinya. Dan apabila kamu telah menemukan dan menyadarinya, pegang ia erat-erat. Jadikan ia rutinitas ‘sakral’ bagimu untuk menenangkan diri, sebuah perjanjian damai dengan diri sendiri. Tanda bahwa kamu masihlah manusia yang terbatas, bukan robot yang bisa bekerja tanpa lelah.
Mari, jadikan hal-hal sederhana di sekitar kita menjadi sesuatu yang bermakna, sebab dirimu terlalu berharga untuk terbakar habis oleh rutinitas tanpa makna.
Kalau aku sih, ‘segelas lemon’nya sesederhana berbincang dengan orang terdekat dan membaca buku.
© Copyright 2026 Web Development by Akmal Adiasta